Latest Post

Mempercepat kinerja NetBeans IDE

NetBeans adalah salah satu IDE yang cukup lemot (bisa dibilang) saat digunakan untuk mendevelop bahasa pemrograman Java.
Penyebabnya adalah tergantung dari Memory (RAM) komputer kalian dan konfigurasi dari IDE tersebut.

Secara umum alokasi memory yang dipakai oleh NetBeans IDE adalah sebesar 128MB.
Namun, hal tersebut bisa kita tune up agar IDE tersebut ngebut.
Caranya adalah menambah alokasi memory dari IDE tersebut.

Langkah2nya adalah
  1. Buka File Configuration IDE NetBeans di C:\Program Files\NetBeans 6.1\etc\netbeans.conf (default path NetBeans)
  2. Kalian akan menemukan code ini
netbeans_default_options="-J-Dcom.sun.aas.installRoot=\"C:\Program Files (x86)\glassfish-v2ur2\" -J-client -J-Xss2m ......
kalian tambahkan perintah ini
netbeans_default_options="-J-Dcom.sun.aas.installRoot=\"C:\Program Files (x86)\glassfish-v2ur2\" -J-client -J-Xss2m -J-XX:1024m ........
1024m (1024MB = 1GB) adalah alokasi yang kalian berikan terhadap IDE tersebut...

Selamat mencoba

Terima kasih kepada:
My Jesus, My Everything
My Mom, Sister & Brother
BSI BTI
Pak Windu Gata
and All of My Friends
 

Merubah Theme Java Swing dengan Nimbus Look and Feel

Java oh java, kenapa bahasa pemrograman yang satu ini lucu ya?
Namanya Java tapi yang buat bukan orang Indonesia (Suku: Jawa)

Informasi tentang bahasa pemrograman yang satu ini bisa kalian lihat di sini
Ini adalah postingan pertama saya tentang bahasa pemrograman yang satu ini..

Ok, kali ini saya akan membahas tentang Theme Java Swing..
Maksudnya paham kan ya? :D
Intinya untuk mengganti Theme Java Swing kamu

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Nimbus Look and Feel
Informasi tentang Nimbus Look and Feel bisa kalian lihat di sini

Untuk modifikasi Theme ini kalian cukup melakukan import
import javax.swing.UIManager.*;
Untuk implementasi terhadap Swing-nya, kalian bisa menambahkan code ini di dalam constructor Main Form kalian
try {
  for (LookAndFeelInfo info : UIManager.getInstalledLookAndFeels()) {
    if ("Nimbus".equals(info.getName())) {
      UIManager.setLookAndFeel(info.getClassName());
      break;
    }
  }
} catch (Exception e) {
  // If Nimbus is not available, you can set the GUI to another look and feel.
}
 Jika, kalian belum puas dengan tampilannya, kalian bisa juga modifikasi warna dari tema tersebut dengan menambahkan code ini saja
UIManager.put("nimbusBase", new Color(244)); //import java.awt.Color;
UIManager.put("nimbusBlueGrey", new Color(255));
UIManager.put("control", new Color(123));

try {
  for (LookAndFeelInfo info : UIManager.getInstalledLookAndFeels()) {
    if ("Nimbus".equals(info.getName())) {
      UIManager.setLookAndFeel(info.getClassName());
      break;
    }
  }
} catch (Exception e) {
  // If Nimbus is not available, you can set the GUI to another look and feel.
}
Jika sudah, tampilan swing kalian akan seperti ini

[Tanpa Nimbus]

[Dengan Nimbus]


Semoga bermanfaat ya guys


Terima kasih kepada:
My Jesus, My Everything
My Mom, Sister & Brother
BSI BTI
Pak Windu Gata
and All of My Friends
 

Mencatat Log pada MySQL menggunakan Trigger

Hampir setiap DBMS (Database Management System) memiliki fungsi Trigger.
DBMS yang digunakan untuk kasus ini adalah MySQL.


Apa itu Trigger?
A database trigger is procedural code that is automatically executed in response to certain events on a particular table or view in a database. The trigger is mostly used for maintaining the integrity of the information on the database. (http://en.wikipedia.org/wiki/Database_trigger)
A trigger is defined to activate when an INSERT, DELETE, or UPDATE statement executes for the associated table. (http://dev.mysql.com/doc/refman/5.0/en/triggers.html)
atau bisa dibilang
Trigger adalah sekumpulan perintah atau sintaks yang akan secara otomatis dijalankan jika terjadi operasi tertentu pada tabel.
Pembuatan umum trigger pada MySQL bisa dibuat dengan perintah sebagai berikut:
CREATE TRIGGER name
[BEFORE|AFTER] [INSERT|UPDATE|DELETE]
ON tablename
FOR EACH ROW statement
Note:

  • name adalah nama Trigger.
  • [BEFORE|AFTER] digunakan untuk menentukan kapan Trigger dieksekusi.
  • [INSERT|UPDATE|DELETE] digunakan untuk menentukan proses yang dijadikan untuk penggunaan Trigger.
  • tablename adalah nama tabel yang akan menjadi patokan Trigger.
  • statement perintah atau query yang akan dijalankan.


Ok, untuk mudahnya, lebih baik implementasi langsung ya

Note:
Salin satu persatu perintah dibawah ini dan eksekusi!

Pembuatan Database
CREATE DATABASE IF NOT EXISTS `contoh_db`;
Pembuatan Tabel
USE `contoh_db`;

DROP TABLE IF EXISTS `contoh`;

CREATE TABLE `contoh` (
  `id` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `data_tbl` varchar(20) NOT NULL DEFAULT '',
  PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=MYISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

DROP TABLE IF EXISTS `log`;

CREATE TABLE `log` (
  `ket` text NOT NULL,
  `datetime` timestamp NOT NULL DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP,
  `user` varchar(50) NOT NULL DEFAULT '',
  `old_data` varchar(25) NOT NULL DEFAULT '',
  `new_data` varchar(25) NOT NULL DEFAULT '' ) ENGINE=MYISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
 Pembuatan Trigger
USE `contoh_db`;

DELIMITER $$
DROP TRIGGER IF EXISTS `after_insert` $$
CREATE TRIGGER `after_insert` AFTER INSERT ON `contoh`
FOR EACH ROW
BEGIN
  INSERT INTO LOG (ket, user, new_data)
  VALUES (CONCAT('Insert data ke tabel contoh, id = ', NEW.id), USER(), NEW.data_tbl);
END $$
DELIMITER ;

DELIMITER $$
DROP TRIGGER IF EXISTS `after_update` $$
CREATE TRIGGER `after_update` AFTER UPDATE ON `contoh`
FOR EACH ROW
BEGIN
  INSERT INTO LOG (ket, USER, new_data, old_data)
  VALUES (CONCAT('Update data ke tabel contoh, id = ', NEW.id), USER(), NEW.data_tbl, old.data_tbl);
END $$
DELIMITER ;

DELIMITER $$
DROP TRIGGER IF EXISTS `before_delete` $$
CREATE TRIGGER `before_delete` BEFORE DELETE ON `contoh`
FOR EACH ROW
BEGIN
  INSERT INTO LOG (ket, USER, old_data)
  VALUES (CONCAT('Delete data ke tabel contoh, id = ', OLD.id), USER(), OLD.data_tbl);
END $$
DELIMITER ;
Dari perintah diatas, ada beberapa yang perlu diperhatikan.

  • USER(), adalah fungsi bawaan MySQL yang mengembalikan data IP/ComputerName
  • OLD.nama_field, adalah data yang belum dirubah atau data lama (Perhatikan letak penggunaannya)
  • NEW.nama_field, adalah data yang sudah dirubah atau data baru (Perhatikan letak penggunaannya)


Jika sudah kalian eksekusi, saatnya kalian untuk melakukan Insert, Update dan Delete ke tabel Contoh.
Seandainya berhasil, tabel Log akan terisi dengan data pencatatan terhadap tabel Contoh.

Untuk menghapus Trigger, kalian bisa menggunakan perintah
USE `contoh_db`;

DROP TRIGGER `after_insert`;
DROP TRIGGER `after_update`;
DROP TRIGGER `before_delete`;

Semoga bermanfaat

Terima kasih kepada:
My Jesus, My Everything
My Mom, Sister & Brother
BSI BTI (Pak Rahdian)
and All of My Friends
 

Membuat Auto Increment Value MySql

Membuat Auto Increment Value pada MySql ternyata cukup mudah.
Sama halnya dengan bahasa pemrograman, query juga mempunyai algoritma

var++
var=+1
var=var+1

*var=variable

Untuk menggunakan algoritma tersebut di dalam query "SELECT" agar mendapatkan Auto Increment Value, hal yang harus dilakukan adalah:

1. Eksekusi perintah
SELECT @x:=0;
nb: Membuat inisialisasi variable x bernilai 0

2. Silahkan menggunakan algoritma pada query "SELECT"
SELECT *, @x:=@x+1 AS no FROM nama_tabel;

Jangan lupa untuk menjalankan perintah no.1 terlebih dahulu untuk menjalankan perintah no. 2

Selamat mencoba

Terima kasih kepada:
My Jesus, My Everything
My Mom, Sister & Brother
BSI BTI
and All of My Friends
 

Doevents Delphi

Sudah hampir setahun blog ini sepi dari tulisanku, dan ini adalah tulisan pertamaku di tahun 2012. :) Enjoy it...

Familiar dengan bahasa pemrograman yang satu kemudian beralih ke bahasa pemrograman lainnya terkadang sedikit membingungkan saat dihadapkan dengan fungsi2 build in (bawaan) yang disediakan oleh masing2 vendor.

Seperti contoh yang akan saya bahas ini, yaitu fungsi Doevents yang notabene milik VB dan akan diimplementasikan di Delphi.

Sebelum membahas fungsi apa yang Delphi sediakan, ada baiknya pelajari sejenak pengertian Doevents yang Visual Studio artikan.
  • VB6 (VB Classic), Doevents is Yields execution so that the operating system can process other events.
  • VB20xx (VB .Net), Doevents is Processes all Windows messages currently in the message queue. 
  • Atau kurang lebih berarti Doevents dapat digunakan ketika proses yang satu sedang berjalan (loop, dsb-nya)  program tidak menunggu proses tersebut agar dapat menjalankan proses yang lainnya. Atau  bisa juga kita bilang "Sambil menyelam minum air". :)

Baiklah, sekarang ke Delphi. 
Lalu apa fungsi yang digunakan Delphi untuk menggantikan fungsi Doevents yang sudah kita bahas diatas?

Delphi memberikan fungsi 

Application.ProcessMessages

Fungsi tersebut sama dengan Doevents yang disediakan VB.

Selamat mencoba.

Terima kasih kepada:
My Jesus, My Everything
My Mom, Sister & Brother
Gemabel
BSI BTI
and All of My Friends
 

JHelpAX


Halo kawan2 semua, bertemu lagi nih dengan saya
Kali ini, saya pingin share sedikit tentang penggunaan JHelpAX..

ehm, JHelpAX?
apa sih JHelpAX?

JHelpAX adalah ActiveX yang dirancang untuk pembuatan Scanner, namun tidak menutup kemungkinan utk keperluan yang lain.

JHelpAX mempunyai cukup banyak fungsi yang ada di dalamnya ;
- BrowseForFolder : Menampilkan menu Browse
--- Title : Judul menu Browse
--- Text : Alamat yang didapat
--- Files : Menampilkan File[s]

- CancelSearch : Penundaan pencarian

- Clearing : Membersihkan hasil File & Folder yang ditemukan

- GetCRC32 : Hash CRC32 dari File
--- Path : Alamat File

- GetM31 : Hash M31 dari File
--- Path : Alamat File

- HeurB : Mendapatkan informasi Binary dari sebuah File
--- Path : Alamat File
--- SString : String yang ingin dicari pada File

- HeurS : Mendapatkan informasi Script dari sebuah File
--- Path : Alamat File
--- ExceptionSize : Pembatasan ukuran File yang akan diambil informasinya
--- Script : Code yang ingin dicari pada File

- LogOff : LogOff Windows

- NumberOfFile : Jumlah File[s] yang ditemukan saat melakukan pencarian

- NumberOfFolder : Jumlah Folder[s] yang ditemukan saat melakukan pencarian

- Restart : Restart Windows

- SearchFile : Pencarian File
--- Path : Alamat Directory
--- Ext : Ekstensi File yang akan dicari
--- List : Penampungan sementara file2 yang ditemukan
--- DonotlookinSubFolder : True, jika subdirectory tidak diikutsertakan, dan sebaliknya

- ShutDown : ShutDown Windows

- StartSearch : Memulai pencarian

JHelpAX hanyalah contoh dari suplemen pada pembuatan Scanner, dengan penggunaan JHelpAX banyak sekali code2/script2 yang tidak perlu kalian ambil pusing...
terkadang, ketika "kita" melihat script2 ataupun code2 yg panjang, itu membuat kita pusing dan jadinya males pingin coding..
Semoga dengan adanya JHelpAX dapat mengembangkan kemampuan kalian dalam hal pembuatan Scanner..

Ini adalah contoh dari penggunaan JHelpAX
Download: http://www.4shared.com/file/YawGutmY/Contoh_JHelpAX.html?

Saya sangat berbesar hati dan berterima kasih jika kalian mau mengembangkan penggunaan JHelpAX ini...

atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih...[kayak abis pidato]

Keterangan:
"-" = Fungsi atau Sub pada JHelpAX
"---" = Parameter

Thx to.
My Jesus, My Everything
My Mom, Sister and Brother
Gemabel
HrXxX, Ahlul Faradish Resha
PSC, Codenesia, VB-BEGO, Segelaskopi
Instructur and Aslab BSI Kramat 18
All of my Friends
 

XConnection



Tujuan:
1. Mengetahui koneksi [internet] pada komputer
2. Mengetahui Host yang aktif

ActiveX ini hanya mempunyai 2 fungsi :
1. Connect --> Type Boolean [True = Connect, False = Not Connect]
2. ConnectTo --> Type Boolean [True = Connect, False = Not Connect], Parameter [URL = Alamat Situs]

oke, untuk lebih jelasnya, silahkan download saja projectnya

http://www.4shared.com/file/202931666/e2babc3/XConnectionVB.html
 

MD5 Decryptor dengan VB 6.0


MD5 adalah teknik enkripsi one way hash [Hash yang sebenarnya tidak dapat di-decrypt], namun ada cara untuk melakukan decrypt terhadap MD5, yaitu dengan menggunakan dictionary attack [kumpulan MD5, beserta string-nya] dan brute force [mencoba berbagai kemungkinan]...

nah, yang akan ku share kali ini adalah dengan cara penggunaan dictionary attack....

saya rasa, semua decryptor untuk enkripsi yang menggunakan teknik one way hash [enkripsi satu arah] dapat menggunakan dictionary attack, namun kelemahannya pastinya pada database [library signature MD5 yang ada], semakin banyak pengenal, semakin banyak pula MD5 yang dapat di decrypt dan sebaliknya.


pembuatan-nya disini juga untuk mengenalkan routine yang ada pada Module di project, yang menggunakan fungsi API "GetPrivateProfileString"....
nah, sebenarnya yang kutekankan disini adalah cara penggunaan fungsi API tersebut....
jika kalian sudah paham penggunaannya, nantinya bisa juga loh untuk mengecek file Autorun.inf [triger/pemicu dari malware], atau file [konfigurasi] lainnya.

ya sudah, karena disini adalah untuk mendecrypt si MD5, cobalah download project ini http://www.4shared.com/file/213761062/95fcf642/MD5_En-Dec.html

Thx to.
My Jesus, My Family, Gemabel, PSC, Ahlul Faradish Resha, Pujangga Bageur, all of you guys...
 

Quarantine File menggunakan VB 6.0



Quarantine biasa digunakan AntiVirus utk memproteksi Malware yang dianggap suspect.
File pada Quarantine suatu waktu dapat dimutahirkan atau dikembalikan ke asal, jika ternyata suspect terhadap Malware salah [False Alarm].
Atau pada kebanyakan AV, Quarantine bisa dijadikan jalan pintas, ketika File Virus [katakanlah begitu] tidak dapat diperbaiki.

Nah, kali ini saya akan membahas tentang pembuatan Quarantine menggunakan VB 6.0, yang bisa kalian terapkan nantinya pada Program AntiVirus kalian..

Untuk Pembuatan Quarantine, disini saya menggunakan 3 Fungsi Built In pada Library VBA, yaitu: SaveSetting, GetSetting, dan DeleteSetting.

Ada Baiknya, pelajari terlebih dahulu 3 fungsi tsb..



'SaveSetting
Sub SaveSetting(AppName As String, Section As String, Key As String, Setting As String)
'Member of VBA.Interaction
'Saves a setting under the specified appname, section and key



'GetSetting
Function GetSetting(AppName As String, Section As String, Key As String, [Default]) As String
'Member of VBA.Interaction
'Returns a key setting value from an application's entry in the Windows registry



'DeleteSetting
Sub DeleteSetting(AppName As String, [Section], [Key])
'Member of VBA.Interaction
'Deletes a section or key setting from an application's entry in the Windows registry entry

Ketiga fungsi diatas adalah penyimpanan, pengambilan, dan penghapusan yang melibatkan registry, pokoknya berhubungan dengan registry.

Tapi ingat!, tidak hanya registry saja, tapi juga pembuatan file yang dijadikan file di-quarantine nantinya.

Jika sudah memahaminya, Routine Quarantine bisa diterapkan dengan logika seperti ini:

SaveSetting Alamat File Asal -> [Optional] Encrypt File -> Copy File Asli -> Paste ke Quarantine -> Delete File Asli


dan untuk Routine Restore, bisa dengan logika seperti ini:

GetSetting -> [optional] Encrypt File -> Copy File di Quarantine -> Paste ke Path Awal -> Delete File di Quarantine -> DeleteSetting


Sebenarnya utk melakukan enkripsi pada file penting sih, tapi utk latihan, bisa dibilang optional.

Contoh Source Code: http://www.4shared.com/file/heINuFkW/Quarantine_SC.html

Tx to:
- My Jesus, My Everything
- My Family
- Gemabel
- HrXxX, BRAJA, dkk.
- VB-Bego | I-Bego, Virologi, Codenesia, Segelaskopi
- All of you guys
 

Late dan Early Binding pada VB 6.0


ehm, Late binding?
apa sih late binding itu?

hihihihihi.... teknik tersebut mungkin pernah kalian buat, namun kalian tidak sadar itu adalah teknik "Late Binding"....

jadi begini.. Late binding dapat diartikan sebagai pemberitahu compiler, bahwa ada object [Activex Dll/Ocx] yang akan digunakan.

nah, dengan Late Binding ini, kalian tidak perlu menggunakan "reference" lagi...
namun, buatlah Variable sebagai Object, yang nantinya akan mewakili Object/Class pada ActiveX Dll/OCX yang digunakan.

Baiklah, lebih mudah dengan menggunakan contoh code;


Dim gxry As Object 'kasih tau compiler, bahwa nanti kita buat object

Set gxry = CreateObject("wscript.shell") 'Buat Object --> Ambil class Shell dari object wscript...

gxry.run "cmd.exe" 'Panggil Function run dari class Shell - Object Wscript...

Nb: Routine diatas akan mengeksekusi file cmd.exe [command prompt]

ketika melihat code diatas, pasti kamu baru "ngeh", oh, itu toh yang dinamakan Late Binding...
berbeda dengan sahabatnya, yaitu Early Binding, pada Early binding, Compiler sudah tau Object apa yang digunakan atau dibinding dalam program dengan pemilihan di Reference.

Nah, dengan Late Binding, kamu tidak perlu repot menggunakan Reference kan...??
[ingat, ActiveX harus teregistrasi!!!]

Kelemahan Late Binding:
Harus mengetahui Class, Parameter, dsb dari si Object

Kelebihan Late Binding:
Pemakaian ActiveX adalah Versi terakhir yang diregister pada komputer

Kelemahan Early Binding:
Agak repot klik2 aja mungkin...

Kelebihan Early Binding:
Ada bantuan popupmenu utk Class dari Object beserta parameternya

Penggunaan kedua fungsi diatas tergantung pada kebutuhan kalian..

Semoga Bermanfaat..

Tx to:
- My Jesus, My Everything
- My Family
- Gemabel
- BRAJA
- Google
- All of you guys...
 

About

Gary Abraham is my real name, was born in Jakarta.
I am very happy with the world of computers, programming, and others.
Want to always learn and study.
I dedicate this blog to share, learn, and others.

Thank you to all who have supported me.
- My Jesus, My Everything
- My Mom
- Brother and Sister [Yuda, Monika]
- Gemabel
- My friends, who have supported me.
- Mentors, who have made me understand about computers.
- Mr. Winardi, Mrs. Yoan, Erick, Rio, Roy, Jhonny, Emi, Finno, Carlo, etc.
- HrXxX, BRAJA, Pujangga Bageur, Vampire, Gnoubdils, Naire, Terren.Jr, Gelar, etc

Real Name: Gary Abraham
Nick: gxry
Y!M: gxry@ymail.com
Email: gxry@ymail.com, jhelplab@gmail.com
Facebook : Gxry Xbrxhxm
Active Forum : Segelaskopi, Codenesia, I-Bego
Products : JHelpAV, JHelpAX, JHelpFolock, etc.
 

Target of Shortcut File/Malware

Akhir2 ini lagi marak Malware yang menggunakan Shortcut untuk Soceng [Social Engineering], sebenarnya bukan varian Malware baru, namun banyak kutemukan PC yang sudah menjadi bulan2-nan Malware yang menggunakan teknik ini..

sebenarnya teknik menggunakan shortcut cukup efektif ukt melakukan execute terhadap induk dari Malware, namun juga menjadi hal yang sangat bodoh, bukankah cukup mudah mengetahui target dari shortcut???

nah, yang akan kubahas kali ini adalah mengetahui target dari shortcut file dan mematikan prosesnya, jika diperlukan...

ini dia nih, screenshotnya...

Download source code:
http://www.4shared.com/file/jw1cppvU/Target_of_Shortcut.html

Jika dilihat dari code yang ada di dalamnya, sangatlah mudah untuk mengetahui target dari shortcut, hanya Fungsi ini sebenarnya yang diperlukan


Function getShortcut(strPath As String) As String
On Error Resume Next 'Kalo salah, lanjut cin... ;)

'Deklarasi Variabel dulu akh...
Dim objWs As Object
Dim objLnk As Object

'Buat Object yuuuk...
Set objWs = CreateObject("wscript.shell")
Set objLnk = objWs.createshortcut(strPath)

'Nilai balik target dari si shortcut...
getShortcut = objLnk.targetpath

End Function


nah, hanya dengan fungsi diatas, target dari si shortcut sudah bisa diketahui. Jika sudah tau target/induk-nya, ya terserah deh tuh mau diapain, mau diambil nilai hash-nya, atau coba di matikan saja dulu proses-nya..

oke, bahas matikan prosesnya aja ya...
bisa dilihat dari code ini


If (Right(UCase(Text3.Text), 3)) = "VBS" Then 'Jika File adalah VBS
'Ini dia nih, kalo File adalah VBScript, jangan kamu terminate file-nya.
'Karena VBScript berjalan dengan menggunakan "wscript.exe"
'Ya, jadinya yang dimatikan adalah si "wscript.exe" - nya... :)
Shell "cmd /c taskkill /f /im wscript.exe & pause", vbNormalFocus
Else
'Bukan berarti File ini bukan VBScript,
'Tapi ini adalah cara mematikan proses berdasarkan "image name"
'Image name berarti nama File-nya...
Shell "cmd /c taskkill /f /im " & Text3.Text & " & pause", vbNormalFocus
End If


matikan prosesnya pake taskkill.exe aja, gak usah ribet pake API
dan matikannya berdasarkan image name, dengan menambahakan parameter "/im"...

nah, kalo yang ini adalah aplikasi yang kubuat utk mencari secara keseluruhan... ;)

kamu bisa donwload aplikasi-nya di sini:
http://www.4shared.com/file/T_a4kIcD/JHelp_Shortcut_Scanner_Beta.html
[Beta Version]
- Scan File [Yes]
- Scan Process [No]
- Malware Database [No]

Tx to:
- My Jesus, My Everything
- My Family
- Gemabel
- HrXxX, BRAJA, Ahlul, dll
- Segelaskopi, VB-Bego | I-Bego, Codenesia, Virologi, dll
- All of my friends, i couldn't mention your name on by one...
 

WinUtilities Free Edition

Stamina komputer adalah yang utama bagi pengguna komputer. Salah satu cara untuk meningkatkan stamina-nya dengan menggunakan software. Cukup banyak Software yang dapat mengingkatkan stamina komputer, namun dari kebanyakan, sedikit yang gratis.

WinUtilities Free Edition adalah software yang dapat meningkatkan stamina komputer yang Gratis!!!!! grrrr. Udah gratis, bikin stamina joss lagi... hahahaha...

ScreenShot:

More Screen Shot of WinUtilities Free Edition

Download:
Situs Resmi WinUtilities
Download.Cnet
SoftPedia
 

Caesar Chiper [C++ mode]


Caesar Chiper, adalah trik Enkripsi yang mungkin bisa dibilang sangat lama sekali, soalnya, trik Enkripsi ini, digunakan pada waktu perang di masa Julius Caesar dulu...

Teknik Enkripsi ini cukup sederhana, yaitu hanya dengan menggeser [menambah/mengurangi] jumlah bit saja...

http://en.wikipedia.org/wiki/Caesar_cipher

Ini Rumusnya...
Enkripsi :

En(x) = (x + n) mod 26


Dekripsi :

Dn(x) = (x - n) mod 26


"x" adalah karakter yang akan di enkrip/dekrip, dengan "n" adalah jumlah geser bit, dan juga jangan lupa pake "mod 26", supaya tidak sampe ke huruf 27 [gak ada kan], makanya, dipake "mod 26", supaya jika kita geser 27 bit, akan kembali ke pertama, dan juga ingat, fungsi dari mod itu sendiri, yaitu: hasil bagi...

nah, itu rumus jadul, rumus utk sekarang, karena sudah ASCII, jadinya seperti ini :

Enkripsi :

En(x) = (x + n) mod 255


Dekripsi :

Dn(x) = (x - n) mod 255


Karena nilai ASCII [0-255], kan kalo huruf cuma sampe 26..

oke, langsung saja ya ke codingnya :


#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
char kata[100]; //variabel kata hanya menampung 100 karakter saja
int i = 0, y, x, n;

cout<<"Original Code by : gxry"<<endl;

cout<<"Masukkan Kata : ";gets(kata);
cout<<"Masukkan bit geser : ";cin>>n;

while (kata[i] != 0) //looping sampai ketemu nilai kosong
{
x = (int(kata[i]) + n) % 255; //geser bit sebanyak n, dengan mod 255, karena ASCII hanya sampai 255
cout<<char(x); //menampilkan huruf dengan fungsi char dari nilai ASCII yang didapat
i++; //pengubah nilai saja
}

cout<<endl;
system("pause"); //penahan program, [library = stdlib.h]
}


ehm, jadi begini, kalo rumus2 yang saya jabarkan diatas tadi, kan hanya utk [1] karakter saja ya, nah, kalo script yang saya kasih ini, kan utk String [> 1 karakter]..

Logikanya berarti kan,
1. Ambil banyaknya jumlah karakter
2. Setiap karakter di enkrip satu persatu
3. Digabung kembali, dan menjadi chiper text [text yang sudah terenkrip]

Oke??

Tx to :
- My Jesus, My Everything
- My Family
- Gemabel
- Segelaskopi, I-Bego | VB-Bego, Codenesia, Virologi
- Instructur, Lecturer, Ass. Instructur BSI
- All of you, i couldn't mention your name one by one

 

Delete File Unicode

ehm, unicode apa sih?
unicode adalah karakter encoding yang ada diluar dari standard key ASCII
ex :



nah, jika kalian membuat sebuah program untuk menghapus file seperti itu dalam VB 6.0, tidak bisa menggunakan perintah



Kill "alamatfile"


atau


Private Declare Function DeleteFile Lib "kernel32" Alias "DeleteFileA" (ByVal lpFileName As String) As Long

DeleteFile "alamatfile"


kok gak bisa sih?
gak canggih nih VB, canggihan tombol delete di keyboard.. hahahahahaha....
wew, VB canggih kok, yang gak canggih kitanya kali...hahahaha..
tapi setelah baca artikel ini semoga jadi canggih [cihuuuyyy, promosi nih....] :D

hayo, kenapa tidak bisa?
begini, karena pada fungsi Kill dan DeleteFile [alias DeleteFileA], parameternya bertype data string...
ehm, string itu adalah kumpulan karakter bukan...
Karakter disini adalah standard key ASCII -> karakter dari 0 - 255
sedangkan unicode itu diluar dari ASCII, yaitu Wide....

lalu bagaimana dong?
begini jadinya, untuk mengakses unicode kita butuh type data long, yang nantinya akan di konversi menggunkan fungsi
strptr

lalu bagaimana menghapus file tersebut?
karena Windows [XP/Vista/Seven] support unicode, windows pasti menyediakan donk, dengan menggunakan fungsi API, di-load Fungsi API dari module yang disediakan...
mudah sekali untuk mengetahui fungsi API mana yang dapat mengakses unicode..liat saja dari akhiran fungsi API tersebut...

ex :

Private Declare Function DeleteFile Lib "kernel32" Alias "DeleteFileA" (ByVal lpFileName As String) As Long

akhiran dari fungsi API ini [DeleteFileA] adalah -> A -> Ascii
parameternya [lpfilename] bertype data string..

jadinya harus seperti ini, supaya fungsi API tersebut dapat mengakses unicode

Private Declare Function DeleteFile Lib "kernel32" Alias "DeleteFileW" (ByVal lpFileName As Long) As Long

akhiran dari fungsi API ini [DeleteFileW] adalah -> W -> Wide
parameternya [lpfilename] bertype data long..

dapat diterapkan pada fungsi API yang mempunyai akhiran A, diganti menjadi W, dan type datanya menjadi long....

jadi begini lah cara ngapus file yang bersifat unicode

'deklarasi fungsi API
Private Declare Function DeleteFile Lib "kernel32" Alias "DeleteFileW" (ByVal lpFileName As Long) As Long

'panggil fungsi API
DeleteFile strptr("alamatfile")


ehm, kalo utk menghapus folder apa hayo?
cari sendiri ya... :p

nih contoh program yang kubuat [jauh dari sempurna] -> http://www.4shared.com/file/236594633/735aa011/JHelp_Delete.html
*nb : program diatas for trial and error aja.... :D [masih ada kekurangan, lagi dikembangkan]

kalo ada yang salah, mohon di maklumkan ya, maklum anak kemarin sore.... :D

Tx :
- My Jesus, My Everything
- My Family [Mother, Sister & Brother]
- Gemabel
- HrXxX
- BRAJA
- Codenesia, VBForums, Segelaskopi, Google.
- All of you guys
 

Free AV [Recommended]

AntiVirus, Perangkat Lunak yang digunakan untuk mencegah, melawan dan menjadi penangkal bagi Malware [Malicious Software = Perangkat Lunak yang Jahat], seperti Virus, Worm, Trojan, dsb.

Untuk Mendukung penggunaan AntiVirus, Mungkin AntiVirus-AntiVirus Free dapat menjadi andalan, namun INGAT! biarpun Free, tapi kita [End User] harus bisa memilah, mana yang dapat dipercaya dari Vendor [Pembuat] AntiVirus tsb.

Mungkin Ini bisa menjadi Rekomendasi bagi kalian dalam memilih Free AV :



1. Avast Free AntiVirus
Download : http://download.cnet.com/Avast-Free-Antivirus/3000-2239_4-10019223.html?part=dl-85737&subj=dl&tag=button
Article : http://en.wikipedia.org/wiki/Avast!





2. Microsoft Security Essentials
Download : http://www.microsoft.com/security_essentials/
Article : http://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Security_Essentials





3. AVG Free AntiVirus
Download : http://download.cnet.com/avg-anti-virus-free/3000-2239_4-10320142.html
Article : http://en.wikipedia.org/wiki/AVG_(software)





4. PC Tools AntiVirus Free
Download : http://www.pctools.com/free-antivirus/
Article : http://en.wikipedia.org/wiki/PC_Tools_(company)





5. BitDefender
Download : http://download.cnet.com/BitDefender-Free-Edition/3000-2239_4-10322483.html
Article : http://en.wikipedia.org/wiki/BitDefender




Jika Kalian Terkena Virus Yang tidak memungkinan untuk di remove menggunakan AntiVirus Diatas, Cobalah Gunakan Removal Khusus yang dibuat KasperskyLab untuk hasil yang lebih baik.

URL : http://support.kaspersky.com/viruses/utility




AntiVirus Lokal pun mulai semarak, dan unjuk gigi.
Rekomendasi AV Lokal yang dapat dipercaya :
- CMC AntiVirus
- PCMAV
- ANSAV




Powered by :
- Google
- Cnet Download
- Softpedia
- Wikipedia
- JHelpLab

 

Trojan-Spy,Win32.Zbot.gen, Kelabui AV-AV Lokal



ZBot berhasil!!!!
Hati2 menjadi korban dari keganasan ZBot.

Dari 4 AV Lokal yang ku uji coba, tak ada satupun yang mendeteksi keberadaannya pada PROCESS.

PCMAV, ANSAV, SMADAV, dan CMC, 4 AV Lokal ini masuk dalam daftar uji coba ku kali ini..

PCMAV,
AV ini mendukung scanning PROCESS pada saat Load Program, namun, hasilnya nihil saat scanning PROCESS dilakukan. Entah, apa karena PCMAV tidak memiliki ZBot di database-nya.


ANSAV,
AV ini juga memiliki hal yang sama, yaitu melakukan scanning PROCESS pada saat load, namun AV ini juga tidak mendeteksi keberadaannya, dan juga ku cek dengan scan single file, dan hasilnya nihil.


SMADAV,
AV ini memiliki feature Process Manager, namun Feature tersebut tidak berfungsi utk mendeteksi keberadaan ZBot.


Feature SMADAV yang lain ku uji, yaitu Feature "One-Virus-by-User", namun, hasilnya pun sama, tak ada hasil dari pendeteksian-nya.



CMC,
Process Manager milik AV ini yang mampu mendeteksi keberadaan PROCESS RUNONCE pun, dibuat keok oleh ZBot.


Namun, akan ku cek juga dengan menggunakan Feature "Temporary Malware Sign" milik CMC, tapi sayang si Zbot masih belum dapat di deteksi.



Bahkan Process Explorer milik Anak Perusahaan Microsoft pun mampu dikelabui oleh ZBot


ZBot memang cukup canggih, dengan teknik penyembunyian diri pada PROCESS, Trojan ini mampu mengelabui AV-AV Lokal dengan baik.

Tapi, jangan senang dulu ZBot!!!
Saatnya ku gunakan Tools khusus utk menghancurkan dirimu!!

Tools Khusus yang kucoba disini adalah "CMC Special ZBot"

oke, Saaatnya si CMCZbot beraksi..

Wah ternyata langsung mendeteksi keberadaan ZBot dengan baik, dan bukan hanya itu saja,
ZBot langsung dimatikan dan dibersihkan.. Kasian deh ZBot..




Tools ini memang dibuat khusus untuk mendeteksi dan membersihkan ZBot sampai ke akar2nya..

So, gak perlu takut lagi deh sama ZBot, ternyata sekarang si ZBot yang keok..

Nb :
Uji coba ini dilakukan untuk mendeteksi PROCESS ZBOT, bukan Fisik ZBOT pada media Storage.

Tx to.
- My Jesus Christ
- HrXxX
- Codenesia
- PCMAV, ANSAV, dan SMADAV

 

Google Trick

Halo semua...
Kali ini saya pingin sharing sedikit tentang Google [situs termahal di dunia = Google Price]
Mungkin, sudah banyak artikel tentang "Google Hacking", dengan memasukkan kata kunci seperti "inurl:", "intitle:", dan masih banyak lagi lainnya, kita dapat memaksimalkan Google dengan baik...
Namun, saya tidak akan membahas hal itu...
Eits, jangan kecewa dulu, artikel ini-pun tidak kalah menariknya dengan hal2 diatas tadi [promosi] :D

Oia, saya belom menjelaskan ya apa yang ingin dibahas? hehehehe... :D
Begini, jika kita mencari di om Google, biasanya hanya menampilkan 10 link dalam 1 halaman saja kan?
Nah, bagaimana jika kita rubah itu semua?

Ikuti langkah2 berikut ;
1. Bukalah browser kesayangan Anda, dan masuk ke situs Google
2. Coba masukkan kata kunci apa saja, contoh : "virus"


Nah, itu adalah hasil dari pencarian om Google yang biasa kita jumpai,
hanya menampilkan 10 link dalam 1 halaman saja..
Lanjut ya...

3. Coba lihat di address bar browser kalian tersebut, seperti ini kan

[http://www.google.co.id/search?hl=id&source=hp&fkt=3219&fsdt=4453&q=virus&meta=&aq=f&oq=&aqi=g10]

Nah, sekarang coba kamu tambahkan "&num=30" di akhir kata2 yang ada di address bar tadi, jadinya seperti ini

[http://www.google.co.id/search?hl=id&source=hp&fkt=3219&fsdt=4453&q=virus&meta=&aq=f&oq=&aqi=g10&num=30]

dan tekan ENTER, hasilnya akan seperti ini kan?


Nah, berhasil kan...sekarang om Google tidak hanya menampilkan 10 link saja pada 1 halaman, tapi menampilkan 30 link.... :D

Ehm, masih mau lanjut trick-nya??
Sebelum kita lanjut, lebih baik kita menelaah terlebih dahulu link tadi...
Sebenarnya yang penting dalam pencarian di google adalah link ini...
[http://google.co.id/search?q=virus]
hanya dengan link diatas, kalian sudah bisa mendapatkan kata kunci yang ingin dicari [dalam hal ini = "virus"]
Jadi, jika link yang didapat di browser kalian tidak sama dengan punya saya, kalian hapus saja, sehingga menjadi [http://google.co.id/search?q=virus&num=30]...oke?
Ribet ya? hahahahaha...saya saja yang nulis ribet sendiri!!! :D

Lanjut ya...
Tadi membahas soal banyaknya jumlah link, sekarang kita akan membahas tampilannya...
Kenapa, mungkin, hal ini akan berpengaruh juga pada banyaknya link yang ditampilkan.
Jika semakin banyak link yang didapat, maka semakin panjang pula halaman Google?
Kita perpendek saja tampilannya... :D
Teori mulu, langsung praktek saja ya....

Coba klik link
INI
dan
ITU

Bedakan kedua link tersebut dengan melihat link yang terdapat di address bar [jika sudah diklik] pada status bar [jika belom diklik]...

Perbedaannya adalah di kata2 sesudah "http://google.co.id/" dan sebelum "q=virus&num=30"....:D

Yaitu, pada kata2 "search?" dan "ie?"...
Jika kata "search?" kita ganti dengan kata "ie?", maka tampilan om Google berubah menjadi lebih sederhana ya....

Screenshotnya...
Jika Anda mengklik Link INI, tampilannya akan seperti ini



Jika Anda mengklik Link ITU, tampilannya akan seperti itu



Gmana Tricknya? Katro ya? hahahaha....maklum yang buat juga katro...hehehehe... :D
Sampai segini dulu ya...

NB :
-Untuk http://google.com dan http://google.co.id, sama aja kok... :D
-Untuk kata kunci yang lebih dari satu kata, gunakan "+" untuk menghubungkan kedua kata tersebut [ex : http://google.com/ie?q=anti+virus&num=30]

Semoga Bermanfaat.. :D

Thx.
My Jesus, my Everything
My Mom, Brother, and Sister
All of my Friends in Gemabel, in BSI, and other place :D
Google
All of you guys, i couldn't mention your name one by one...
 

Folder Quarantine

hayo, sapa yang sering ngumpulin virus???
ehm, saya salah satunya kok. yang pasti buat dianalisa (gaya bgt...padahal gara2 kesel karena pernah ke-infeksi!!!) :D
nah, kali ini saya pingin share dikit nih, gimana cara-nya buat folder quarantine sederhana, tapi work juga kok...

folder quarantine disini berfungsi utk memblokir file executable yang terdapat dalam folder tersebut..
jadi, kalo ada temen, sahabat, atau siapapun yang gak tau kalo itu adalah virus, pada waktu dijalankan, virus tersebut tidak akan bisa dieksekusi...
nah, bagaimana buatnya...??
oke, check this out....

pertama, buat-lah folder quarantine yang kamu inginkan,
misal, di "C:\Quarantine"

kedua, kamu tekan "win+r" (tanpa curek), itu loh buat ngeluarin jendela "run"
kalo udah, ketik "secpol.msc" di jendela run tersebut dan tekan enter...
kayak begini nih kawan...



nanti akan keluar jendela "Local Security Settings"

ketiga, kamu klik kanan di bagian "Software Restriction Policies", pilih "Create New Policies", kayak begini nih kawan...



keempat, nanti kamu pilih yang "additional rules",



kelima, click kanan di bagian kolom sebelah kanan, dan pilih "New Path Rule"
seperti ini



kalo udah, akan keluar jendela "New Path Rule"
nah, sekarang kamu click "Browse" dan pilih folder yang tadi kamu buat atau folder yang menjadi folder quarantine-nya ya...
di bagian bawahnya, pilih "Disallowed", dan click "OK" atau "Apply"
kayak begini ya..



nah, nanti seperti ini kan?



selamat, Folder Quarantine-nya sudah jadi deh...

test dulu yuk nih folder,
coba kamu taro di tu folder sebuah atau beberapa file executable, dan jalankan, pasti nggak bisa, dan akan seperti ini kan??...



Kalo pingin buat tu folder jadi seperti biasa lagi gimana???
begini caranya, tinggal kamu ganti "Disallowed" menjadi "Unrestricted"
seperti ini...



biar lebih keren, kita buat "send to" ke folder Quarantine yang kita punya yuk,
kayak begini nih....



gimana cara buatnya?
pertama, copy folder Quarantine yang tadi kita buat tadi



lalu, "paste shortcut" di "C:\Documents and Settings\Account Kamu\SendTo"



kalo udah, seperti ini kan?
Shortcut tersebut udah saya rename..



ok, semua sudah selesai..
dan sudah bisa digunakan. :D

semoga bermanfaat... :D
terima kasih ya sudah membaca tutorial ini...

thx.
My Jesus, my Everything
My Mom and Family
Rio, for your laptop and your internet --> thx a lot bro
all of you guys
 

Facebook Freezer

Facebook?
sapa coba yang gak tau facebook?
anak kecil, sampe manula pasti tau!!
hahaha :D
hebat emang site yang satu itu, mampu menghipnotis banyak orang termasuk saya utk menggunakannya..

tapi, pasti ada juga yang memanfaatkan vuln dari site tersebut utk melakukan ke-isengan... :D
ya gak?
nah, disini saya akan menjelaskan bagaimana isengin account temen kamu dengan menggunakan tools bernama "Facebook Freezer"
maklum, karena saya juga seorang lamer'z (hacker kelas teri yang bisanya cuma gunain tools aja....)
hehehehe....

download Facebook Freezer

kalo dah kamu donload, diextract dulu ya..
nah, kalo udah, nanti kayak begini kan tampilannya



tahap berikutnya, kamu masukkan email account facebook sapa kek di text box yang ada, dan klik Freeze...
ntar, kayak begini nih...



nah, kamu tunggu aja sampe 100% complete...
ok???

udah deh, account yang menggunakan email tersebut gak bisa dibuka,
dan nantinya seperti ini account yang kamu FREEZE



penjelasan :
sepertinya logika dari Facebook Freezer ini adalah memasukkan password sembarangan terus2an utk account yang kamu Freeze...

gampang kok benerinnya tinggal ngereset password account kamu aja...
hehehe....

jangan digunakan sembarangan yak!!!!

thx.
My Jesus, My Everything - this is not a bad tutor, just wanna share God..
My Mom, and Family
Google
all of you guys...
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Gary Abraham's Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger